Penulisan Daftar Pustaka Panduan Lengkap

penulisan daftar pustaka

Dalam penulisan daftar pustaka untuk karya ilmiah maupun jurnal kita harus membuat sebuah daftar berisi sumber-sumber yang menjadi rujukan penelitian. Penulisan daftar pustaka bertujuan untuk menghindari plagiasi. Karena kita harus mencantumkan sumber rujukan tulisan atau karya ilmiah yang kita buat.

Apa itu daftar pustaka?

cara menulis daftar pustaka

Pada saat kamu menulis sebuah karya ilmiah kamu di haruskan mencantumkan sumber-sumber rujukan dari karya ilmiah yang kamu buat. Maka dari itu penulisan daftar pustaka sangat penting dalam pembuatan karya ilmiah. Daftar pustaka merupakan sebuah daftar yang berisi nama nama buku, nama nama riset atau sumber lainnya yang kamu gunakan di dalam sebuah riset ilmiah.

Ada juga sebutan lain dari daftar pustaka seperti referensi, pranalar, rujukan dan sumber pustaka. Daftar pustaka pada umumnya di letakan di halaman terakhir dari karya ilmiah atau sebelum lampiran.

Menulis daftar pustaka untuk karya ilmiah memiliki beberapa manfaat yang bagus untuk sebuah tulisan ilmiah. Manfaat-manfaat tersebut yaitu sebagai petunjuk data yang di ambil dari sumber yang benar, tidak menyalahi etika kepenulisan, sebagai penanda terimakasih kepada penulis / peneliti sebelumnya menunjukan ide bahwa kita mendukung penelitian dan gagasan penulis / peneliti tersebut.

Jika kamu ingin tahu bagaimana cara menulis daftar pustaka, kamu bisa menyimaknya dari beberapa cara berikut ini.

Penulisan sumber kutipan

Jika kamu mengutip sebuah sumber maka ada dua cara yang bisa kamu lakukan untuk menulis daftar pustakanya. yaitu:

Penulisan kutipan langsung

Kutipan langsung merupakan mengutip tulisan dari sumber tanpa harus merubah kalimat dari sang penulis sumber.  Istilah gampangnya yaitu dengan menggunakan copy-paste dari sebuah tulisan.

Menuilis kutipan langsung pendek berarti mengutip sebuah tulisan yang jumlahnya tidak lebih dari 40 an kata. Penulisan kutipan langsung (pendek) yaitu kamu menulis satu paragraf yang mana di sertai dengan tanda kutip pada kanan dan kiri. Tanda kutip merupakn tanda untuk membedakan tulisan aslimu dengan tulisan hasil kutipan dari orang lain. Setelah d itulis jangan lupa juga  untuk menulis sumbernya setelah kutipan.

Selanjutnya jika kamu menulis kutipan langsung panjang kamu harus menulisnya menggunakan paragraf baru dan menjorok kedalam tanpa tanda kutip. Biasanya kutipan langsung panjang memiliki jumlah kata lebih dari 40. Kutipan langsung ini memiliki kesamaan seperti quotes.

Berikut ini adalah contoh penulisan kutipan langsung:

“Mahasiswa dianjurkan sejak awal untuk menentukan metode seperti penelitian apa yang akan digunakan pada penelitian skripsi, tesis, dan disertasi.” Patilima (2013:4)

Penulisan kutipan tidak langsung

Dalam menulis kutipan tidak langsung penulis tidak mengutip secara utuh kalimat dari sumber rujukan. Penulis akan merangkai kalimat tersendiri untuk menjelaskannya. Pada umumnya tidak perlu menulis nomor halaman dari sumber rujukan.

Berikut ini adalah contoh penulisan kutipan tidak langsung:

Menurut Peraturan Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Produksi Lestari Nomor: P.18/PHPL-SET/2015 Aplikasi SIPUHH adalah aplikasi untuk melakukan tahapan penatausahaan hasil hutan secara elektronik yang disediakan dalam SIPUHH. Sistem Informasi Penatausahaan Hasil Hutan yang disebut SIPUHH adalah serangkaian perangkat dan prosedur elektronik yang berfungsi mempersiapkan, mengumpulkan, mengolah, menganalisis, menyimpan, menampilkan, mengumumkan, mengirimkan, dan menyebarkan informasi penatausahaan hasil hutan kayu

Panduan Cara Menulis Daftar Pustaka 

Dalam menulis daftar pustaka memang harus lengkap dan informatif. Menulis daftar pustaka tidak hanya nama dan tahunnya saja akan tetapi ada beberapa elemen yang harus dicantumkan dalam menulis daftar pustaka. Elemen yang harus ditulis dalam menuliskan daftar pustaka yaitu : Nama Penulis, Tahun, Judul Karya, Tempat Penerbitan (Lokasi kota), Nama Penerbit. Elemen tersebut merupakan elemen yang sangat penting untuk mengetahui sumber rujukan dan informasi darimana rujukan itu diambil

Penulisan Daftar Pustaka Sumber Buku

Cara menulis daftar pustaka dari sumber buku pada umumnya kamu memang harus memperhatikan beberapa hal utama seperti nama penulis buku, tahun terbit buku, judul buku, kota penerbitan buku, dan nama penerbit buku.

  • Nama Penulis : Nama penulis sangatlah penting untuk dicantumkan, tulislah nama belakang penulis terlebih dahulu di ikuti tanda koma dan inisial nama depan penulis. Jika ada dua penulis maka cukup nama penulis pertama saja yang dibalik namanya untuk penulis kedua tidak perlu dibalik. Jika ada lebih dari dua penulis maka cukup penulis pertama saja yang dibalik diikuti dkk saja.
    • Satu Penulis : Namanya Eka Yuliana maka penulisannya yaitu Yuliana, Eka
    • Dua Penulis : Misal Eka Yuliana dan Cyntia Kusnul maka penulisannya yaitu Yuliana, EKa dan Cyntia Kusnul
    • Tiga Penulis atau Lebih : Misal Eka Yuliana, Cyntia Kusnul, Mualifah Putriana maka penulisannya yaitu Yuliana, Eka dkk. 
  • Tahun Penerbitan : Setelah kamu menulis nama penulis selanjutnya kamu menulis tahun penerbitan buku yang kamu gunakan sebagai sumber rujukan.
    • Contoh : Yuliana, Eka. (2021).
  • Judul Buku : Setelah kamu menuliskan nama dan tahun penerbitan buku selanjutnya kamu bisa menulis judul buku dengan gaya miring (italic).
    • Contoh : Yuliana, Eka.(2021). Pohon Palem Yang Indah. 
  • Tempat Penerbitan : Setelah kamu sudah menulis nama penulis, tahun dan judul buku kamu harus menambahkan tempat penerbitan yaitu nama kota penerbitan di akhiri titik dua.
    • Contoh: Yuliana, Eka.(2021). Pohon Palem Yang Indah. Yogyakarta:
  • Nama Penerbit Buku : Sesudah kamu menulis nama penulis, tahun, judul buku dan kota penerbitan maka selanjutnya kamu wajib menambahkan nama penerbit buku tersebut.
    • Contoh: Yuliana, Eka.(2021). Pohon Palem Yang Indah. Yogyakarta: Maradhika Pustaka.

Penulisan Daftar Pustaka Sumber Jurnal, Majalah atau Koran

Selanjutnya cara menulis daftar pustaka dari sumber jurnal sebenarnya hampir sama dengan cara menulis daftar pustaka dari sumber buku. Berikut ini merupakan urutan dalam penulisan daftar pustaka sumber jurnal.

Pelin, Bicen. (2018). Coopetitive innovation alliance performance: Alliance competence, alliance’s market orientation, and relational governance. Journal of Business Research, 79, 23-31.

Penulisan Daftar Pustaka Sumber Skripsi, Thesis atau Disertasi

Cara menulis daftar pustaka dari sumber skripsi. thesis atau disertasi berbeda dengan penulisan daftar pustaka jurnal. Cara menulis daftar pustaka dari skripsi, thesis dan disertasi adalah sebagai berikut ini.

Sandy, A. (2009). Cheaper to Fly than hire a car in Brisbane. (Disertasi Doktoral, University of Queensland,2008) Diakses dari http://espace.library.uq.edu.au/UQ:1587477

Penulisan Daftar Pustaka Sumber Internet

Cara menulis daftar pustaka dari sumber internet cukup mudah dan gampang dengan susunan nama penulis, judul halaman yang diakses, tahun sumber artikel dibuat dan waktu mengakses sumber internet tersebut. Contohnya penulisan daftar pustaka dari internet yaitu sebagai berikut ini.

Amna, H.C (2020) Cara Pembuatan Silase, Pakan Ternak Alternatif di Musim Kemarau. Diakses pada tanggal 11 September 2021 dari https://sinautani.com/cara-pembuatan-silase/

Penulisan Daftar Pustaka Sumber Wawancara

Wawancara merupakan sumber yang tidak diterbitkan seperti halnya sumber-sumber sebelumnya. Untuk cara penulisan daftar pustaka dari sumber wawancara berbeda dengan yang lainnya. Kamu juga harus menyertakan pewawancara kedalam daftar pustaka. Untuk contohnya adalah sebagai berikut ini.

Nellie Melba, diwawancarai oleh Albert Smith, September 1924, Oral History Archive, National Library, Australia.

Prinsip Penulisan Daftar Pustaka

Dalam penulisan daftar pustaka anda harus memperhatikan prinsip-prinsip umum dalam penulisan daftar pustaka antara lainnya yaitu penulisan nama, penulisan nama tanpa menggunakan gelar, penulisan judul buku harus cetak miring, penulisan judul buku kalimat harus menggunakan huruf kapital, judul artikel harus menggunakan huruf kecil kecuali pada awal judul, penyusunan daftar pustaka harus sesuai urutuan abjad, untuk jarak spasi antara pustaka satu dengan yang lainnya harus 1,5 – 2. Sambungan pustaka harus menjorok kedalam  5 sampai 7 ketukan tab.

Itulah artikel panduan lengkap cara penulisan daftar pustaka, bagi anda yang sedang mencari penulisan daftar pustaka dan membaca artikel ini, semoga artikel ini dapat bermanfaat dengan baik untuk anda dan orang disekitar anda.

See Youu…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *